Iklan

terkini

Mahasiswa Keperawatan UNIMUS Semarang Siap Berlaga dalam Lomba Video Code Blue di Hari Ulang Tahun HIPGAMI 2025

Redaksi Solo
5/29/25, 02:33 WIB Last Updated 2025-05-29T18:37:21Z
Mahasiswa keperawatan Unimus Semarang melakukan persiapan akan mengikuti Lomba HIPGABI di Universitas Airlangag Surabaya/Foto : Redaksi Solo


REDAKSISOLO.COM - Semarang, 28 Mei 2025 — Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) tengah mempersiapkan diri secara intensif untuk mengikuti perlombaan video Code Blue yang akan digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Medikal Indonesia (HIPGAMI) pada 28 Juni 2025. Ajang bergengsi yang berlangsung di Universitas Airlangga, Surabaya, ini menjadi kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam penanganan kegawatan medis.

Persiapan yang dilakukan oleh tim mahasiswa keperawatan UNIMUS tidak hanya sekadar latihan teknis, tetapi juga melibatkan koordinasi erat dengan dosen pembimbing yang berpengalaman. Dalam persiapan kali ini, dua dosen spesialis medikal bedah yang turut mendampingi adalah Dr. Arief Shofwan Bhadowy dan Dr. Prima Trisna Aji. Keduanya memberikan arahan langsung dan pembekalan terkait penanganan kegawatan kritis serta kegawatan kardiovaskuler yang menjadi fokus utama dalam lomba Code Blue dan pre hospitalisasi.

Sebelum hari perlombaan, tim sudah menggelar beberapa pertemuan rutin bersama dosen dan seluruh anggota tim. Meeting ini bertujuan untuk membahas strategi, evaluasi latihan, serta mendalami protokol penanganan kegawatan yang harus dipraktikkan secara tepat dan cepat. “Kami menekankan pentingnya koordinasi tim, komunikasi efektif, serta penerapan ilmu klinis yang sesuai standar dalam situasi kegawatan,” ujar Arief Shofwan Bhadowy saat memberikan briefing.

Latihan yang dijalani pun sangat intensif dan terfokus pada dua skenario utama, yaitu Code Blue dan pre hospitalisasi untuk kasus kegawatan kritis dan kegawatan kardiovaskuler. Code Blue sendiri merupakan protokol penanganan kegawatdaruratan medis yang biasanya berkaitan dengan serangan jantung atau henti jantung mendadak, sehingga ketepatan dan kecepatan intervensi sangat krusial. Sedangkan pre hospitalisasi mengacu pada tindakan cepat yang dilakukan di luar rumah sakit sebelum pasien tiba di fasilitas kesehatan.

Menurut Prima Trisna Aji, latihan yang berkelanjutan ini penting untuk meningkatkan kesiapan mental dan teknik mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat. “Melalui simulasi berulang dan review video, kami membantu mahasiswa mengasah kemampuan mereka agar tidak hanya memahami teori, tapi juga dapat mengaplikasikannya secara nyata dan efektif,” jelasnya.

Lomba video Code Blue dalam rangka ulang tahun HIPGAMI ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi keperawatan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan peningkatan kualitas tenaga perawat di bidang kegawatdaruratan. Bagi mahasiswa UNIMUS, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat kompetensi serta menumbuhkan rasa percaya diri.

“Kami berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama harum UNIMUS di ajang nasional ini. Tidak hanya kemenangan, tapi proses pembelajaran dan kerjasama tim yang solid menjadi hal utama,” ungkap ketua tim mahasiswa.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari civitas akademika UNIMUS, persiapan menuju lomba video Code Blue di Surabaya semakin matang. Masyarakat dan para pendukung pun menantikan kiprah para mahasiswa keperawatan ini yang akan membuktikan kemampuan mereka dalam menangani kegawatdaruratan medis secara profesional dan berdedikasi.



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mahasiswa Keperawatan UNIMUS Semarang Siap Berlaga dalam Lomba Video Code Blue di Hari Ulang Tahun HIPGAMI 2025

Terkini

Iklan