![]() |
| Joko Tri ATmojo terpilih menjadi ketua STIKESMUS Surakarta periode tahun 2025 - 2029/Foto : Redaksi |
REDAKSISOLO.COM - Surakarta - Pemilihan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul Ulum Surakarta (STIKESMUS) yang digelar pada hari Selasa 22 Juli 2025 berlangsung demokratis dan penuh antusiasme. Dalam proses pemungutan suara yang melibatkan sivitas akademika kampus, Joko Tri Atmojo kembali terpilih sebagai ketua untuk periode kedua periode tahun 2025 - 2029 mengungguli kandidat calon ketua lainnya yaitu Rina Tri Handayani.
Pemilihan digelar di Kampus STIKESMUS Surakarta yang berlokasi di Jl. Ring Road Utara KM 0,3, Tawangsari, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ketua KPU pemilihan internal, Nurocym, yang merupakan dosen kebidanan, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Ia dibantu oleh sekretaris KPU, Purwanto Nugroho, S.Sos, yang memastikan proses administratif dan teknis pemungutan suara tertib serta akuntabel.
Terpilihnya kembali Joko Tri Atmojo menjadi bukti kepercayaan yang besar dari komunitas akademik terhadap kinerjanya selama ini. Ia merupakan ketua petahana yang telah menjabat pada periode sebelumnya, dan di bawah kepemimpinannya, STIKESMUS mencatat berbagai pencapaian strategis dan signifikan.
Salah satu capaian besar adalah keberhasilan pendirian Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners, yang kini menjadi tulang punggung akademik kampus. Tidak berhenti di situ, Joko juga menggagas dan mewujudkan pendirian Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan, sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga kesehatan profesional yang semakin meningkat, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Kepada awak media, Joko menyampaikan komitmennya untuk terus membawa STIKESMUS ke arah yang lebih progresif dan berdaya saing. “Siap mas, Bismillah dan semangat,” ucapnya singkat namun penuh makna, mencerminkan kesiapan dan keyakinannya dalam mengemban amanah dua periode ini.
Dosen STIKESMUS, Tri Yuniarti, menilai keberhasilan Joko tidak lepas dari kepemimpinan yang visioner dan inklusif. “Pak Joko memiliki dedikasi tinggi. Beliau membangun kultur kerja kolaboratif, memperluas jaringan mitra institusional, serta mendorong akselerasi akreditasi dan mutu akademik. STIKESMUS kini menjadi salah satu kampus yang diperhitungkan di Kota Surakarta,” ungkapnya.
Transformasi yang terjadi di kampus ini bukan hanya dalam aspek kelembagaan, namun juga tampak dari peningkatan jumlah mahasiswa, fasilitas kampus yang semakin representatif, hingga meningkatnya partisipasi dosen dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, hubungan kemitraan dengan rumah sakit dan institusi pelayanan kesehatan juga terus diperkuat, membuka lebih banyak ruang praktik dan lapangan kerja bagi lulusan.
Sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis nilai Islam, STIKESMUS juga aktif membina karakter dan etika mahasiswa, sejalan dengan tuntutan profesi kesehatan yang tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga integritas moral.
Dengan terpilihnya kembali Joko Tri Atmojo, STIKESMUS Surakarta diharapkan mampu melanjutkan langkah-langkah strategis menuju kampus unggul dalam pendidikan kesehatan. Tantangan ke depan adalah memperkuat inovasi kurikulum berbasis teknologi digitalisasi, internasionalisasi program studi, dan peningkatan daya saing lulusan di era global.
Pemilihan Ketua STIKESMUS Surakarta periode 2025 - 2029 tidak hanya menjadi agenda internal kampus, tetapi juga momentum penegasan arah masa depan pendidikan tinggi kesehatan di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Kepemimpinan yang kuat, inklusif, dan berorientasi mutu akan menjadi penentu dalam membentuk generasi tenaga kesehatan profesional yang unggul, beretika, dan siap menghadapi tantangan zaman.


